Pada yang buta
Pada daun terakhir yang kan gugur
Menyerahlah, aku sudah.
Kunamai kau malam
Akulah siangmu
Pada apa yang diciptakan bersama
Tapi tak untuk bersama
Pada yang kehausan akan keharusan
Jadilah ia titik, dari dialog tanpa jeda.
Yang mengiringi upacara pemakaman
Jadilah ia akhir, bagi ringkih tanpa rintih
Rianglah ia dalam liang
Terkubur bersama segalanya
Kecuali penyesalan.
Hamba sudah berusaha, tuan.
Sudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar